+ Dengan nama Allah +

Dan orang yang sabar kerana mencari keredhaan Tuhannya, mendirikan solat dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami nafkahkan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan, serta menolak kejahatan dengan kebaikan, orang itulah yang mendapat tempat kesudahan yang baik.
Surah Ar-Rad : Ayat-22

Wednesday, January 27, 2010

Mencari Kekuatan

Bismillah..

Apa khabar semuanya, mohon maaf kerana kebelakangan ini agak sibuk, jarang dapat luangkan masa di bersama sahabat di blog yang serba kekurangan ini. Namun doa saya sentiasa mengiringi sahabat sekalian, moga semuanya sentiasa sejahtera di bawah naungan kasih dan rahmat Ilahi.

Baru-baru ini, saya ditanya oleh seorang sahabat, "Bagaimana saya bertahan, menghadapi segala permasalahan dan mencari kekuatan?"

Saya terdiam sejenak, di dalam kepala terlintas pelbagai jawapan, tentang tandan kelapa yang semakin teguh bilamana dugaan kian berat, tentang petikan quran yang menyatakan bahawa sesungguhnya Allah memberi dugaan hanya kepada hamba-Nya yang mampu, tentang hidup ini penjara bagi orang beriman, tentang bumi mana tidak pernah ditimpa hujan, semua orang punyai masalah masing-masing yang tersendiri.

Bukan sedikit cara yang diperlukan untuk mengumpul kekuatan. Bukan sedikit proses yang diperlukan untuk menjadikan diri ini lebih kental mengharungi dugaan. Bukan sedikit airmata yang pernah gugur. Bukan tidak pernah hati ini pecah berkecai, perasaan ini tersayat pilu. Bukan tidak pernah diri ini jatuh terduduk lalu lutut terasa lemah tidak berdaya. Asam garam kehidupan, pahit dan manis, sesungguhnya itulah yang mengajar kita menjadi lebih kuat dari sebelumnya, dengan izin Allah.

Dia menanti jawapan dari saya.. Lalu saya katakan padanya;

"Kita adalah teman baik kita sendiri. Hanya kita yang tahu apa yang kita mahu, apa yang kita rasa, apa yang kita inginkan. Hanya kita dan Allah yang tahu kebolehan dan kelemahan kita di mana. Hanya kita dan Allah yang tahu bagaimana perasaan kita. Hanya kitalah yang paling memahami diri kita sendiri."

"Oleh itu, hanya kita yang boleh memujuk diri kita sendiri, memberi kekuatan kepada diri kita sendiri, orang lain boleh mendengar masalah kita, kemudian berkata bahawa mereka memahami lukanya perasaan kita, tapi hakikatnya, apa yang kita rasa, apa yang kita lalui selama kita hidup, apa yang kita impikan, lipatan sejarah hidup kita, hanya kita dan Allah sahaja yang tahu."

"Justeru, carilah kekuatan yang ada dalam diri, pujuklah diri sendiri. Beri semangat kepada diri kita sendiri, jangan berharap kepada orang lain, takut kelak kita akan kecewa. Bisikkan kepada diri kita sendiri bahawa kita mampu mengharungi setiap dugaan dengan izin Allah, bermohon dan merayulah kepada Allah. Berdirilah di atas kaki sendiri"

Demikian lebih kurang kata-kata saya kepada sahabat tersebut. Saya berharap, dia dan kita semua mendapat kekuatan yang dia inginkan. Saya doakan, dia dan kita semua tabah mengharungi segala cabaran. Semoga dia dan kita semua menjadi kawan paling baik kita sendiri yang tahu di mana kelemahan dan kekuatan diri. Semoga, dia dan kita semua lebih baik dari sebelumnya dan semoga, dia dan kita semua mencapai ketenangan dan kebahagiaan, dunia dan akhirat.

Wassalam.

3 comments:

Putri said...

kak, putri letak dalam blog putri ek kata2 ni.. tuk jadikan sumber kekuatan tuk putri meneruskan hidup :D..

dhiyaiman said...

mohon share....

AsNiza said...

salam wbt putri..

Mohon maaf baru hari ini berkesempatan reply kat sini.. asif..

Kpd putri dan dhiyaiman, silakan, saya izinkan, moga kita sama2 peroleh kebaikan darinya, insyaALlah.. amin..